Sabtu, 21 Juni 2014

LATIHAN MENULIS BERITA


     STRAIGHT NEWS
 
PENULISAN BERITA YANG BAIK

            MALANG –Penulisan berita yang baik itu terdiri dari judul, baris tanggal, lead, tubuh berita, dan ekor. Hal ini disampaikan oleh salah satu dosen Jurnalistik, Mondry, M.Sos dalam diklat Jurnalistik yang diadakan di Universitas Tribhuwana Tunggadewi.
            Diklat yang diselenggarakan oleh Jurusan Ilmu Komunikasi pada sabtu (24/5) menghadirkan 36 peserta yang merupakan mahasiswa  Universitas Tribhuwana Tunggadewi. Diklat ini diadakan dengan tujuan  untuk melatih para mahasiswa agar terbiasa menulis sebuah berita dengan struktur penulisan yang benar.
            Dalam diklat ini juga, ada banyak informasi penting yang dibicarakan dalam penulisan sebuah berita yang baik. Lead yang ditulis harus sesuai dengan judul berita tersebut. Atau dalam arti lain, Judul berita dan Lead harus mempunyai kaitan. Dalam penulisan sebuah berita juga harus mengandung unsur 5W + 1H yaitu, What, who. Where, when, why, dan how.
            Kegiatan ini diikuti dengan penuh antusias dari para peserta diklat.Menurut Mondry, M.Sos, semoga pelatihan ini dapat memberikan informasi penting dan semua mahasiswa dapat memahaminya sehingga tidak ragu lagi dalam menulis sebuah berita. (PJ)



DEMO BURUH MENUUTUT KENAIKAN GAJI
            BANDUNG – Sekitar 150 buruh PT. Ekspor Enterprise mogok dan berorasi di halaman perusahaan dengan membawa banyak poster. Mereka menuntut kenaikan gaji dan berbagai tunjangan seperti THR.
            Orasi ini dipimpin oleh seorang koordinator lapangan yaitu, Supri (35 thn). Melalui pengeras suara Iming berteriak “ sebulan digaji Rp. 300 ribu, anak istri kami makan apa? UMK seharusnya berapa?”
            Dalam orasi ini jga, Painem menambahkan bahwa THR tidak pernah diberikan tepat waktu, dan cuti juga tidak ada. Peristiwa ini terjadi kemarin dan diliput sekitar 20 media cetak dan elektronik.
            Sewaktu ditemui Direktur Utama, Suyatna tidak berada di kantornya. Menurut pengakuan Direktur Keuangan PT. Ekspor Enterprise, Pamuji mengatakan, “ Tuntutan itu tidak benar, gaji sudah sesuai ketentuan pemerintah dan berbagai tunjangan sudah diberikan , hanya karyawan mencari-cari alasan.”
            Hala inilah yang membuat sebagian buruh mendatangi DISNAKER untuk melapor. Kepala Dinas Ketenagakerjaan memang bertugas mengurusi hal itu. Totok Suherman, SH berjanji akan mencari informasi tentang bkebenaran keluhan karyawan PT. Ekspor Enterprise itu, “seandainya keluhan karyawan itu benar, pimpinan perusahaan itu bisa dapat sanksi”, katanya. (PJ)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar