STRAIGHT NEWS
PENULISAN BERITA YANG BAIK
MALANG –Penulisan
berita yang baik itu terdiri dari judul, baris tanggal, lead, tubuh berita, dan
ekor. Hal ini disampaikan oleh salah satu dosen Jurnalistik, Mondry, M.Sos
dalam diklat Jurnalistik yang diadakan di Universitas Tribhuwana Tunggadewi.
Diklat yang diselenggarakan oleh
Jurusan Ilmu Komunikasi pada sabtu (24/5) menghadirkan 36 peserta yang
merupakan mahasiswa Universitas
Tribhuwana Tunggadewi. Diklat ini diadakan dengan tujuan untuk melatih para mahasiswa agar terbiasa
menulis sebuah berita dengan struktur penulisan yang benar.
Dalam diklat ini juga, ada banyak
informasi penting yang dibicarakan dalam penulisan sebuah berita yang baik.
Lead yang ditulis harus sesuai dengan judul berita tersebut. Atau dalam arti
lain, Judul berita dan Lead harus mempunyai kaitan. Dalam penulisan sebuah
berita juga harus mengandung unsur 5W + 1H yaitu, What, who. Where, when, why,
dan how.
Kegiatan ini diikuti dengan penuh
antusias dari para peserta diklat.Menurut Mondry, M.Sos, semoga pelatihan ini
dapat memberikan informasi penting dan semua mahasiswa dapat memahaminya
sehingga tidak ragu lagi dalam menulis sebuah berita. (PJ)
DEMO
BURUH MENUUTUT KENAIKAN GAJI
BANDUNG – Sekitar 150 buruh PT. Ekspor
Enterprise mogok dan berorasi di halaman perusahaan dengan membawa banyak
poster. Mereka menuntut kenaikan gaji dan berbagai tunjangan seperti THR.
Orasi
ini dipimpin oleh seorang koordinator lapangan yaitu, Supri (35 thn). Melalui
pengeras suara Iming berteriak “ sebulan digaji Rp. 300 ribu, anak istri kami
makan apa? UMK seharusnya berapa?”
Dalam
orasi ini jga, Painem menambahkan bahwa THR tidak pernah diberikan tepat waktu,
dan cuti juga tidak ada. Peristiwa ini terjadi kemarin dan diliput sekitar 20
media cetak dan elektronik.
Sewaktu
ditemui Direktur Utama, Suyatna tidak berada di kantornya. Menurut pengakuan
Direktur Keuangan PT. Ekspor Enterprise, Pamuji mengatakan, “ Tuntutan itu
tidak benar, gaji sudah sesuai ketentuan pemerintah dan berbagai tunjangan
sudah diberikan , hanya karyawan mencari-cari alasan.”
Hala
inilah yang membuat sebagian buruh mendatangi DISNAKER untuk melapor. Kepala
Dinas Ketenagakerjaan memang bertugas mengurusi hal itu. Totok Suherman, SH
berjanji akan mencari informasi tentang bkebenaran keluhan karyawan PT. Ekspor
Enterprise itu, “seandainya keluhan karyawan itu benar, pimpinan perusahaan itu
bisa dapat sanksi”, katanya. (PJ)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar